Deskripsi Potensi
Dari 687 unit industri yang tercatat pada 2025 (Tabel 6.1.1), 196 unit bergerak di pengolahan pangan, terbanyak di Tiworo Tengah (80 unit) dan Tiworo Selatan (50 unit). Klasifikasi lain: tekstil 155 unit (terutama Barangka dan Napano Kusambi), pengolahan kayu 136 unit, galian bukan logam 129 unit.
Kontribusi industri pengolahan terhadap PDRB 2025 sekitar Rp122 miliar (angka sangat sementara).